Bantuan Program Revitalisasi PAUD Di Tapanuli Selatan Tidak Melibatkan Warga Sekitar dan Diduga Jadi Ajang Korupsi

i-cepat.com -  Tapanuli Selatan - Program revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bantuan dari pemerintah pusat  yang dilaksanakan Panitia Satuan Pendidikan (P2SP) Tahun 2026 diduga  jadi ajang korupsi. (24/8/2026).

Dari pantauan awak media di kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan terdapat Pembangunan PAUD yang anggarannya Rp.1.409.550.000,- 

Awak media mendapatkan informasi dengan menanyakan beberapa warga disekitar pembangunan PAUD Al Ikhlas. Warga menyebut bahwa mereka tidak dilibatkan, " Kami warga sekitar tak dipekerjakan di pembangunan Tk.Alkhlas itu, pekerjanya orang, dari luar kecamatan Angkola Selatan ini bang semua " sebut warga sekitar.

Ketua LSM Jerat Korupsi menyoroti Pelaksanaan pembangunan TK. Al Ikhlas " Kami menduga keras pihak pemilik TK tersebut memberikan pekerjaan pembangunan ini kesalahan satu rekanan yang diduga adanya persekongkolan dari oknum dinas terkait untuk memperoleh keuntungan yang signifikan,"  ucap Rudi Zahid.

Lanjutnya lagi, Sudah jelas diperaturan yang di terapkan pemerintah agar pelaksananya merupakan dari orang tua anak didik dan warga sekitar dan ini merupakan Swakelola, agar pelaksana pengguna anggaran pemerintah yang berbentuk swakelola tidak mengutamakan keuntungan namun pihak pengelola satuan pendidikan diduga sudah tidak dipedulikan yang semestinya yang jadi pelaksana pembangunan TK.Alikhlas tersebut.

Kami meminta kepada aparat penegak hukum , khususunya kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan agar menyelidiki dan menyidik pelaksana pembangunan TK.Al Ikhlas untuk dapat ketransparanan dan penyelamatan keuangan negara dari perbuatan oknum oknum pejabat yang menyalah gunakan jabatan untuk memperkaya diri"  ucap Rudi Zahid dengan Tegas.

(Rihat Mangunsong)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan Diduga Tilep Anggaran Makan-Minum dan Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp.495 Juta tahun 2024

Dua Mantan Petinju Profesional Nasional Siap Turun Gunung dalam Laga Revans Eksebisi