Tapanuli selatan - i-cepst.com - Adanya informasi terkait penjabaran pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kantor Camat Angkola selatan tahun anggaran 2024, diduga Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan telah menilep anggaran makan-minum pada tahun 2024. Dilansir dari media Garudaxpose.com Dugaan penyalah gunakan wewenang dalam pelaksanaan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran makan minum dan perjalanan dinas dalam kota sebesar Rp.495 juta oleh oknum camat tersebut. Wartawan media i-cepat.com telah menyampaikan surat konfirmasi ke kantor camat Angkola selatan kabupaten Tapanuli Selatan melalui staf kantor tersebut (10/02/2026). Sampai berita ini di muat, belum ada jawaban dari camat Angkola selatan Dody Kurniawan. Ketua LSM Jerat Korupsi Rudi Zaid memberikan komentar ke awak media agar Bupati melakukan pemanggilan kepada Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan. "Kami minta kepada bupati dan penegak hu...
i-cepat.com - Tapanuli Selatan - Program revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bantuan dari pemerintah pusat yang dilaksanakan Panitia Satuan Pendidikan (P2SP) Tahun 2026 diduga jadi ajang korupsi. (24/8/2026). Dari pantauan awak media di kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan terdapat Pembangunan PAUD yang anggarannya Rp.1.409.550.000,- Awak media mendapatkan informasi dengan menanyakan beberapa warga disekitar pembangunan PAUD Al Ikhlas. Warga menyebut bahwa mereka tidak dilibatkan, " Kami warga sekitar tak dipekerjakan di pembangunan Tk.Alkhlas itu, pekerjanya orang, dari luar kecamatan Angkola Selatan ini bang semua " sebut warga sekitar. Ketua LSM Jerat Korupsi menyoroti Pelaksanaan pembangunan TK. Al Ikhlas " Kami menduga keras pihak pemilik TK tersebut memberikan pekerjaan pembangunan ini kesalahan satu rekanan yang diduga adanya persekongkolan dari oknum dinas terkait untu...
BOGOR - i-cepat.com - Dua mantan petinju profesional nasional, Yance Rahayaan dan Thomson Tasli, dipastikan akan kembali naik ring dalam partai duet eksebisi pada ajang Pertandingan Tinju Profesional Era Prestasi Indonesia 2026. Laga ini menjadi momen revans setelah keduanya pernah bertemu lebih dari tiga dekade lalu. Pada tahun 1992, Yance Rahayaan dan Thomson Tasli pernah bertarung dalam partai perbaikan peringkat nasional pada event tinju di PRJ Monas, Jakarta Pusat, yang saat itu dipromotori oleh Tourino Tidar. Pertandingan tersebut berakhir imbang (draw), sehingga laga eksebisi kali ini menjadi ajang pembuktian sekaligus nostalgia bagi kedua petinju. Penata tanding Syarifudin Lado bersama promotor tinju partai eksebisi Sukiman Sianturi menilai kehadiran dua mantan petinju profesional nasional ini akan membangkitkan kembali semangat fighting spirit bagi generasi muda petinju Indonesia. Mereka berharap laga ini dapat memotivasi para atlet tinju untuk terus meningkatkan prestas...
Komentar
Posting Komentar