Mahasiswa Angkat Bicara Soal Maraknya Peredaran Narkoba di Padangsidimpuan, Minta Aparat Bongkar Jaringan Pemasok


i-cepat.com - Padangsidimpuan – Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Padangsidimpuan menjadi perhatian serius kalangan mahasiswa. Kondisi tersebut dinilai mengancam masa depan generasi muda serta berpotensi merusak tatanan sosial masyarakat apabila tidak ditangani secara tegas dan menyeluruh.

Aktivis mahasiswa Pahrudin Harahap menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak boleh hanya berfokus pada penangkapan pengguna dan kurir. Menurutnya, aparat penegak hukum harus mampu mengungkap jaringan yang lebih besar hingga ke tingkat pemasok dan bandar yang menjadi aktor utama di balik peredaran narkotika.

"Penanganan kasus narkoba jangan hanya menyasar pemakai dan kurir. Yang harus dibongkar adalah siapa pemasoknya, dari mana barang tersebut masuk, siapa yang mengendalikan peredarannya, dan jaringan di belakangnya. Jika hanya pengguna dan kurir yang ditangkap, maka peredaran narkoba tidak akan pernah benar-benar terputus," ujar Pahrudin Harahap.

Ia menilai peredaran narkoba saat ini telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan remaja dan pelajar. Karena itu, diperlukan langkah yang lebih serius dan terintegrasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk memerangi narkoba.

Menurut Pahrudin, pengungkapan jaringan hulu merupakan langkah penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia juga mendorong aparat untuk meningkatkan pengawasan terhadap jalur-jalur yang diduga menjadi pintu masuk peredaran narkoba di wilayah Padangsidimpuan dan sekitarnya.

Selain penegakan hukum, ia menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, dan penguatan peran keluarga dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kami mendukung penuh upaya aparat dalam memberantas narkoba. Namun, yang dibutuhkan masyarakat adalah pengungkapan secara menyeluruh, sehingga bandar dan pemasok yang menjadi aktor utama dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.

Melalui pernyataan ini, mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pemberantasan narkoba serta mendukung setiap upaya yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika di Kota Padangsidimpuan. Mereka berharap aparat penegak hukum tidak hanya menangkap pelaku di lapangan, tetapi juga mampu membongkar jaringan pemasok dan bandar hingga ke akar-akarnya demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

(R.Mangunsong)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan Diduga Tilep Anggaran Makan-Minum dan Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp.495 Juta tahun 2024

Layanan Akupuntur kini tersedia di RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Hadirkan Dokter Spesialis