Yayasan Putra Pakuan Diduga Bangun Sekolah di Atas Saluran Air, Kades Cimandala Disorot

i-cepat.com - BOGOR – Yayasan Pendidikan Putra Pakuan diduga mendirikan bangunan SD, SMP, dan SMK di atas saluran air negara di Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Dugaan tersebut dilaporkan Kepala Biro Bogor Raya Interaksi-news.com, Eljon Manik, melalui Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Bupati Bogor pada 15 Juli 2026. Laporan juga ditembuskan ke Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Satpol PP, Ombudsman RI, dan KPK.
Hasil investigasi disertai foto dan titik koordinat menunjukkan adanya saluran air aktif yang berada di bawah bangunan sekolah. Eljon menilai kondisi tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Selain itu, muncul dugaan konflik kepentingan karena pimpinan Yayasan Putra Pakuan disebut merupakan ibu kandung Kepala Desa Cimandala, Aditiya Agung Diningrat. Dugaan ini dinilai perlu ditelusuri terkait potensi penyalahgunaan wewenang.
Dalam laporannya, Eljon mendesak Satpol PP Kabupaten Bogor menindak dugaan pelanggaran, Dinas Pendidikan mengaudit perizinan sekolah, serta Inspektorat dan KPK memeriksa dugaan konflik kepentingan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Pendidikan Putra Pakuan maupun Kepala Desa Cimandala belum memberikan keterangan resmi. (Dewi Siahaan).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan Diduga Tilep Anggaran Makan-Minum dan Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp.495 Juta tahun 2024

Layanan Akupuntur kini tersedia di RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Hadirkan Dokter Spesialis

Mahasiswa Angkat Bicara Soal Maraknya Peredaran Narkoba di Padangsidimpuan, Minta Aparat Bongkar Jaringan Pemasok