PEMKAB BOGOR DESAK POLRES TUNTASKAN DUGAAN JUAL BELI JABATAN ASN: “JANGAN ABU-ABU!


i-cepat - BOGOR  || Pemerintah Kabupaten Bogor mendesak Polres Bogor segera menuntaskan penanganan *dugaan kasus jual beli jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN)* di lingkup Pemkab Bogor.

Desakan itu disampaikan Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, *Arif Rahman*, (Kamis,30/7/2026), usai menyerahkan hasil pemeriksaan internal beserta sejumlah dokumen pendukung ke Polres Bogor.
“Kita masih menunggu proses dan *belum mendapat informasi terbarunya*,” ujar Arif kepada wartawan.

*Arif mengaku* Pemkab Bogor tidak dapat mengintervensi proses penanganan perkara yang kini berada di ranah kepolisian. “Karena ini sudah masuk Polres Bogor, kita ga bisa terlalu intervensi terlalu dalam. Jadi, biarkan aja mereka bekerja dan kalaupun ada hasilnya pasti mereka juga kasih laporan ke kita,” ucapnya.

*Menurut Arif*, intervensi yang terlalu jauh justru *dikhawatirkan dapat menimbulkan kekeliruan* dalam proses penanganan perkara. “Kalau kita ikut intervensi, takutnya malah abu-abu,” tuturnya.

Karena itu, Pemkab Bogor saat ini hanya berharap Polres Bogor dapat segera mengungkap pihak-pihak yang *diduga terlibat* dalam kasus tersebut. “Ya kita inginnya segera selesai, cuma mereka punya prosedur dan mekanisme tersendiri,” pungkas Arif.

*Hingga berita ini ditulis, pihak Polres Bogor belum memberikan keterangan resmi* terkait perkembangan penanganan *dugaan kasus jual beli jabatan ASN* tersebut. Redaksi _Interaksi News_ telah berupaya melakukan konfirmasi ke Humas Polres Bogor dan membuka hak jawab 2x24 jam sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

*Asas Praduga Tak Bersalah dijunjung tinggi. Semua pihak yang disebut dalam dugaan kasus ini dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.*

(DewS & Tim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan Diduga Tilep Anggaran Makan-Minum dan Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp.495 Juta tahun 2024

Mahasiswa Angkat Bicara Soal Maraknya Peredaran Narkoba di Padangsidimpuan, Minta Aparat Bongkar Jaringan Pemasok

Dua Mantan Petinju Profesional Nasional Siap Turun Gunung dalam Laga Revans Eksebisi